Evaluasi Metode Klasifikasi dalam Pembuatan Peta Dasimetrik Proyeksi Kepadatan Penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2020 melalui Goodness of Variance Fit (GVF)

Sekar Anindya, Nurul Khakhim

Sari


Salah satu contoh peta kepadatan penduduk adalah peta dasimetrik, yaitu peta yang menyajikan data kepadatan penduduk dalam lahan terbangun. Data kepadatan penduduk tergolong data kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui metode klasifikasi yang tepat, dan (2) memvisualisasikan data proyeksi kepadatan penduduk DIY tahun 2020 melalui metode klasifikasi yang tepat. Metode penelitian berupa uji GVF pada data kepadatan penduduk DIY tahun 2020 hasil proyeksi yang terklasifikasi. Hasil perhitungan GVF divalidasi melalui pengamatan secara visual.  Hasil penelitian menunjukkan metode klasifikasi yang tepat menurut GVF dan pengamatan visual adalah natural breaks. Bagian tengah DIY memiliki nilai kepadatan tinggi.  Bagian pinggir DIY memiliki nilai kepadatan rendah.


Kata Kunci


Evaluating Classification Method, Natural Breaks, Projection of Total Population, Dasymetric Map, GVF,Evaluasi Metode Klasifikasi, Natural Breaks, Proyeksi Jumlah Penduduk, Peta Dasimetrik

Referensi


BAPPEDA DIY (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta). (2019). Laju Pertumbuhan Penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta, http://bappeda.jogjaprov.go.id/dataku/data_dasar/index/370-laju-pertumbuhan-penduduk?id_skpd=29. Diakses tanggal 8 Desember 2019.

BPS (Badan Pusat Statistik). (2013). Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Angka 2013. Yogyakarta: Badan Pusat Statistik.

Calka, B. (2018). Comparing Continuity and Compactness of Choropleth Map Classes. Journal Geodesy and Cartography, 67(1), 21-34.

Conecny, M., Zlatanova, S., & Bandrova, T. L. (2010). Geographic Information and Cartography for Risk and Crisis Management. Berlin: Springer.

Dent, B. D., Jeffrey, S. T., & Hodler, T. W. (2009). Cartography: Thematic Map Design. Boston: Mc Graw Hill.

Fauziah, A., N., & Hendarto, M. (2013). Analisis Difusi Keruangan di Sekitar Kawasan Perkotaan Yogyakarta. Diponegoro Journal of Economics, 2(3), 19.

Galant, K. (2006). Data Classification from Cartographic Point of View. Electronic Journal of Polish Agricultural Universities, 9(4), 1-5.

Mennis, J. (2017). Dasymetric Mapping. International Encyclopedia of Geography: People, the Earth, Environment, and Technology, 1-10.

Sampurno, R. M., & Thoriq, A. (2016). Klasifikasi Tutupan Lahan menggunakan Citra Landsat 8 Operational Land Imager (OLI) di Kabupaten Sumedang. Jurnal Teknotan, 10(2), 61-70.

Slocum, T. A., Mcmaster, R. B., Kessler, F. C., & Howard, H. H. (2014).

Thematic Cartography and Geovisualization. Harlow: Pearson Education.

Valcheva, S. (2019). Interval Scale Examples, Definition and Meaning, http://intellspot.com/interval-data-examples/. Diakses tanggal 2 Oktober 2019.

Wulansari, H. (2017). Uji Akurasi Penggunaan Lahan dengan Menggunakan Metode Defuzzifikasi Maximum Likelihood Berbasis Citra ALOS AVNIR-2. Jurnal Bhumi, 3(1), 98-110.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.