FAKTOR DAN PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DI KABUPATEN BANTUL. KASUS DAERAH PERKOTAAN, PINGGIRAN DAN PEDESAAN TAHUN 2001-2010

Ika Pewista, Rika Harini

Sari


Jumlah penduduk yang meningkat berdampak pada kebutuhan lahan, seperti permukiman,industry, jasa sehingga terjadi alih fungsi lahan pertanian karena lahan terbatas. Tujuan penelitian (1)mengetahui karakteristik sosial ekonomi, (2) faktor yang mempengaruhi, (3) pengaruh (4) hubunganluas lahan pertanian dengan keberlangsungan usahatani.Lokasi penelitian di Desa Panggungharjo, Desa Bantul dan Desa Kebonagung. Metodepenelitian adalah survai. Analisis data deskriptif menggunakan tabel frekuensi, tabel silang dan regresibinary.Penduduk yang mengalihfungsikan lahan memiliki pendidikan rendah, sebagai petani denganpendapatan <Rp 1.500.000. Harga jual lahan berpengaruh terhadap alih fungsi lahan diPanggungharjo, di Bantul dan Kebonagung yaitu lokasi lahan. Munculnya jenis pekerjaan sebagaipedagang dan wiraswasta. Pendapatan cenderung menurun, terutama pemilik lahan sempit danmenggantungkan usahanya di sektor pertanian. Strategi bertahan hidup dengan lahan sempit yaitumengusahakan lahan yang masih dimilikinya sehingga usahatani terus berlanjut. Keinginanmengalihfungsikan lahan pertanian berbanding terbalik terhadap keberlangsungan usahatani.

Kata kunci: Alih fungsi lahan, kondisi sosial ekonomi


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.