KAJIAN LAJU INFILTRASI TANAH DAN IMBUHAN AIRTANAH LOKAL SUB DAS GENDOL PASCA ERUPSI MERAPI 2010

Sri Ningsih, Ig L. Setyawan Purnama

Sari


Penelitian ini dilakukan di Sub DAS Gendol yang termasuk dalam kawasan resapan Satuan Akuifer Merapi (SAM). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai laju infiltrasi tanah pasca erupsi Gunungapi Merapi 2010, serta menghitung nilai imbuhan airtanah menggunakan metode imbangan air. Hasil penelitian menunjukkan rerata laju infiltrasi pada lahan tertutup abu adalah yang paling rendah yaitu 0,051 cm/menit. Rerata laju infiltrasi paling tinggi adalah pada lahan tertutup material lahar (pasir dan kerikil) yaitu 0,487 cm/menit, sedangkan pada lahan yang tidak tertutup material piroklastik memiliki rerata laju infiltrasi 0,375 cm/menit. Nilai imbuhan airtanah lokal Sub DAS Gendol adalah 357 mm/tahun.m2 pada lereng terjal (>40%), 359 mm/tahun.m2 pada lereng miring (8%-25%) dan 347 mm/tahun.m2 pada lereng landai (3%-8%). Secara temporal, imbuhan airtanah tidak terjadi pada musim kemarau.

Kata kunci: infiltrasi, imbuhan airtanah, erupsi Merapi, Sub DAS Gendol


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.