PERSEPSI ANAK TUNANETRA TERHADAP FASILITAS KREATIF DAN REKREATIF DALAM KONSEP KOTA LAYAK ANAK DI KOTA YOGYAKARTA

Fridayanti Fridayanti, Alia Fajarwati

Sari


Tujuan dari penelitian adalah: (1) Mendeskripsikan fasilitas yang disediakan bagi pengunjung difabel,, (2) Mengetahui persepsi anak tunanetra terhadap fasilitas untuk kegiatan kreatif dan rekreatif tersebut, (3) Memberikan rekomendasi berdasarkan keinginan anak tunanetra terhadap keberadaan sarana untuk kegiatan kreatif dan rekreatif. Sampel penelitian diambil dengan teknik sampling purposif dan jumlah sampel yang didapat dalam penelitian ini berjumlah 31 responden. Responden merupakan anak-anak tunanetra Yaketunis Yogyakarta. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Klasifikasi digunakan untuk melihat pengelompokan jawaban responden. Lima dari tujuh fasilitas kreatif dan rekreatif telah menyediakan fasilitas yang dapat memudahkan pengunjung difabel meski belum sepenuhnya dapat termanfaatkan dengan baik. Persepsi anak-anak tunanetra Yaketunis terkait kenyamanan dan keamanan pada umumnya sudah cukup baik. Hanya di Malioboro mereka merasa kurang aman dan nyaman. Rekomendasi anak-anak tunanetra meliputi fungsi trotoar agar dapat digunakan sebagai mestinya, adanya penambahan guiding block, railing, jembatan penyeberangan, simbol-simbol khusus untuk tunanetra. Masyarakat juga diharapkan lebih peduli terhadap tunanetra.

Kata Kunci


Anak Tunanetra, Fasilitas kreatif dan rekreatif, Kota Layak Anak, Persepsi, Blind Children, Creative Child Fiendly Cities, and Recreational Facilities, Perception

Referensi


Hart, R. 2002. Containing Children: some lessons on planning for play from new York City. Environment and Urbanization, Vol. 14, No. 2, Oktober 2002. Diakses melalui http://eau.sagepub.com.ezproxy.ugm.ac.id/content/14/2/135.full.pdf+html

Hosni, I. (t.t). Tunanetra dan Kebutuhan Dasarnya. Diakses melalui file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PEND._LUAR._BIASA/195101211985031-IRHAM_HOSNI/TUNANETRA_DAN_KEBUTUHAN_DASARNYA.pdf, tanggal 18 Oktober 2014

International Labour Organization. Inklusi Penyandang Disabilitas di Indonesia. Diakses melalui www.ilo.org, tanggal 21 Desember 2015

Kota Ramah Anak (Apa, Mengapa, Bagaimana). Diakses melalui www.kemenpppa.go.id, tanggal 22 Maret 2014

Muhammad, D. Lagi, Yogyakarta Sabet Penghargaan Kota Layak Anak Madya.3 Oktober 2012. Diakses melalui m.republika.co.id, tanggal 6 Maret 2014

Patilima, H, Marini, dan Riela. (t.t). Visi Kabupaten Kota Layak Anak. Diterbitkan oleh Pena Nusantara

Robby. Harian Terbit. 8 Mei 2014. BPS Siapkan Data Tunggal Penyandang Disabilitas Diakses melalui ppdi.or.id, tanggal 8 Oktober 2014.

Tarsidi, D. 2008. Dampak Ketunanetraan Terhadap Perkembangan Keterampilan Sosial Anak. Diakses melalui d-tarsidi.blogspot.co.id, tanggal 24 Juli 2015


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.