DINAMIKA HARIAN PENUTUPAN MUARA SUNGAI OPAK PADA BULAN OKTOBER-NOVEMBER

Ria Dewi Widayanti, Sunarto Sunarto

Sari


Muara Sungai Opak terjadi dinamika pembukaan dan penutupan yang terjadi sepanjang tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dinamika penutupan muara Sungai Opak, apa saja dampak akibat penutupan muara Sungai Opak, dan bagaimana cara mengatasi penutupan muara Sungai Opak. Penyebab utama terjadinya penutupan muara Sungai Opak adalah gelombang air laut dan angin. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah bahwa pada bulan Oktober-November adalah awal musim kemarau, sehingga kondisi lokasi pengamatan masih dipengaruhi angin dari arah Tenggara dan Selatan, sehingga dinamika penutupan muara Sungai Opak cenderung berbelok ke arah Barat Laut. Dampak negatifnya adalah bagian hulu sungai sering terjadi banjir, sehingga ladangdan sawah warga tergenang air. Pembukaan muara Sungai Opak biasanya dilakukan secara gotong royong atau dengan alat berat.


Kata Kunci


sedimentasi; muara Sungai Opak; gelombang; angin

Referensi


CERC (Coastal Engineering Reaserch

Centre),1984, Shore Protection

Manual, Vol.1., Dept. Of The

Army, Washington DC

Dahuri, R., Rais, J.,Ginting, S. P. dan

Sitepu, M. J.,2004, Pengelolaan

Sumberdaya Wilayah Pesisir dan

Lautan Secara Terpadu, Pradnya

Paramita, Bandung

Galvin, C. J.,1968, Breaker Type

Classification on Three Laboratory

Beaches, J. Geophys, Res.73. 12

-9

Hutabarat, Sahala dan Stewart M. Evans.

Pengantar Oseanografi.

Jakarta : Penerbit Universitas

Indonesia Press

Komar, Paul D., 1976, Beach Processes

and Sedimentation, Prentice-Hall,

Inc., Englewood Cliffs, New Jersey

Muyairin, S.,1993, Abrasi dan Akresi

Pantai Slamaran, Pekalongan

Ditinjau dari Aspek Morfodinamik.

Skripsi. Fakultas Geografi,

Universitas Gadjah Mada,

Yogyakarta

Pethick, J.,1984, An Introductian to

Coastal Geomorphology, Edwad

Arnold Publ.,Ltd., London

Pettijohn, F. J., 1957, Sedimentary Rocks,

Harper & Brothers, the United

State of America

Setiyono, Heryoso. 2008. Bekal Lapangan

Survei Pantai. Semarang, Badan

Penerbit Universitas Diponegoro

Setyono, H. 1996. Kamus Oseanografi,

Gadjah Mada University Press,

Yogyakarta

Sukirman, Bekti. 2003. Rip Current: Ciriciri,

Posisi, dan Prediksi Siklus

Pergeserannya di Kawasan Pantai

Parangtritis, Daerah Istimewa

Yogyakarta. Fakultas Geografi,

Universitas Gadjah Mada,

Yogyakarta

Sunarto. 1991. Geomorfologi Pantai. Pusat

Antar Universitas Ilmu Teknik

UGM. Yogyakarta

Sugeng Widada, 2002, Modul Mata

Kuliah. Universitas Diponegoro,

Semarang

Tim Fakultas Geografi. 2001. Pedmoan

Survei Cepat Terintegrasi (Rapid

Integrated Survey) Inventarisai

Sumberdaya Alam Wilayah Pesisir,

Kerjasama PUSPICS FGE UGMBAKOSURTANAL,

Fakultas

Geografi UGM, Yogyakarta

Umi Muawanah dan Agus Supangat. 1998.

Pengantar Kimia dan Sedimen

Dasar Laut. Badan Riset Kelautan

dan Perikanan, Jakarta.

Wahyudin, Bambang. 2008. Upaya

Mengatasi Kerusakan Pantai.

Cakrawala. Dinas Penerangan TNI

AL. Jakarta

Wibisono, Kuntadi. 2005. Kajian Interface

di Daerah Pantai dan Pesisir

Antara Sungai Serang Hingga

Sungai Bogowonto Kabupaten

Kulon Progo. Yogyakarta :

Fakultas Geografi, UGM

Widiyanti, Baiq Liana. 2003, Analisis

Morfodinamika Pantai Ampenan

Kota Mataram, Provinsi Nusa

Tenggara Barat, Skripsi, Fakultas

Geografi UGM, Yogyakarta

Wisnubroto, Sukardi. 1998. Meteorologi

Pertanian Indonesia. Yogyakarta :

Mitra Gama Widya.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.