Yogyakarta, 31 Oktober 2025 — Perpustakaan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kegiatan Kelas Literasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan riset dan kepenulisan sivitas akademika. Tema kegiatan ini yaitu “Tren Penelitian dan Pemetaan Topik Riset Menggunakan Metode Bibliometric Analysis”. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa S1, S2 Dan S3 serta dosen yang antusias untuk mendalami teknik Analisis Bibliometrik pada riset ilmiah. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Diskusi Perpustakaan Geografi ini dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu sesi teori dan praktik.
Pada sesi teori ini, peserta diajak memahami secara komprehensif proses analisis bibliometrik yang meliputi empat tahapan utama, yaitu: menelusuri dan memanen data bibliometrik, melakukan cleaning data, menganalisis tren penelitian, serta memvisualisasikan data riset bibliometrik. Analisis bibliometrik merupakan pendekatan kuantitatif untuk menunjukkan tren penelitian, pola sitasi, paper yang berpengaruh, jurnal inti pada satu bidang tertentu, pengarang yang paling banyak memiliki dampak dan sebagainya. Pada sesi pertama Dr. Purwani Istiana, S.IP., M.A., pustakawan Fakultas Geografi UGM yang bertindak sebagai narasumber memaparkan betapa pentingnya mengetahui dan belajar analisis bibliometrik ini. Analisis ini efektif untuk mengetahui gap research topik penelitian dan tepat untuk mendapatkan gambaran mengenai topik penelitian tertentu. Dr. Purwani yang akrab disapa Bu Nina menyampaikan bahwa home base metode ini adalah untuk library scince namun masih kurang banyak diulik dan malah banyak digunakan dalam bidang keahlian lain. Metode ini mulai semakin popular pada tahun 2020 akibat situasi pandemi Covid-19.
Narasumber menjelaskan Analisis Bibliometrik mampu menganalisis dan mengidentifikasi pola, tren dan dampak suatu literatur pada suatu bidang tertentu. Hal ini bisa menjadi rujukan yang dapat bisa memastikan kebaruan topik dan mencari jurnal target berdasarkan metadata yang diinginkan. Selain itu manfaat analisis ini yaitu dapat digunakan sebagai bahan dalam tinjauan pustaka, lalu dapat membuka research kolaborasi dengan peneliti lain. Secara teknis, analisis bibliometrik terbagi menjadi dua jenis yaitu performace analysis yang mampu melihat konsistensi penulis dalam suatu topik tertentu dan science mapping yang dapat melihat hubungan antara konsituen penelitian.
Tool yang dapat digunakan dalam analisis ini seperti VOSviewer, Biblioplot, Biblioshiny, dan sebagainya. Aplikasi lain diperlukan seperti OpenRefine, Mendeley, Zotero, maupun aplikasi AI seperti Scopus AI, ChatGPT dan deepseak, sangat mendukung jika akan melakukan analisis bibliometrik serta menyusunnya menjadi satu paper lengkap. Pengumpulan data dapat dilakukan dari berbagai sumber, seperti E-Journal seperti ScienceDirect, Proquest atau Jstor aplikasi melalui Publish atau Perish atau melalui database pengindeks seperti DOAJ, Scopus, dan Google Scholar. Terdapat 5 teknik analisis bibliometric, yakni Co-Authorship, Co-Occurance, Citation, Co-Citation, dan bibliographical coupling.
Tahapan praktik dimulai dengan pengumpulan data menggunakan basis data Scopus. Peserta diajarkan cara menelusuri artikel ilmiah dengan memanfaatkan Boolean operator untuk mempersempit dan mengoptimalkan hasil pencarian sesuai topik penelitian. Setelah data diperoleh, metadata hasil unduhan dilakukan pembersiah data (cleaning) menggunakan aplikasi OpenRefine, selanjutnya baru dapat diolah dan dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Aplikasi VOSviewer juga sekaligus untuk memvisualisasikan hubungan antar topik, penulis, dan kata kunci dalam bentuk peta jaringan (network visualization).
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis dalam memanen data, melakukan cleaning Data, mengolah dan menganalisis data bibliometrik. Diharapkan kegiatan ini memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan teknis dalam peningkatan dan penguatan kualitas riset dan publikasi akademik di lingkungan Universitas Gadjah Mada, terkhusus di Fakultas Geografi.
Kontributor : Fadhya Chania
