Sebanyak 94 mahasiswa Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh angkatan 2023 mengikuti kegiatan Literasi Informasi bertema Akses Sumber Referensi untuk Penelitian pada (30/4). Kegiatan ini dilaksanakan di ruang E109 KLMB dan menjadi bagian dari mata kuliah wajib sekaligus salah satu syarat pendaftaran ujian usulan penelitian.
Acara dibuka oleh Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D. selaku perwakilan dosen KPJ sekaligus Dekan Fakultas Geografi UGM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Saya berharap mahasiswa bisa menyimak kegiatan ini dengan baik, supaya nantinya benar-benar bisa dimanfaatkan untuk menunjang penelitian kalian.”
Pelatihan dimulai pukul 11.00 WIB dan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi oleh Ibu Purwani Istiana, S.IP., M.A., yang akrab disapa Bu Nina. Dalam penyampaiannya, Bu Nina menjelaskan bahwa mahasiswa Universitas Gadjah Mada memiliki akses ke berbagai sumber informasi ilmiah yang sangat lengkap, seperti OPAC, ETD (Electronic Theses and Dissertations), jurnal UGM, serta beragam database internasional seperti ProQuest, SpringerLink, ScienceDirect, EBSCO, JSTOR, Sage Journals, Taylor & Francis, hingga Scopus sebagai basis data pengindeks. Ia menegaskan, “Mahasiswa UGM sebenarnya sudah difasilitasi dengan akses sumber referensi yang sangat lengkap. Jadi, sebaiknya tidak hanya bergantung pada Google Scholar.”
Dalam sesi praktik, salah satu peserta, Evan, mengajukan topik penelitian terkait “mangrove” dan “stock carbon” sebagai contoh penelusuran kata kunci. Topik tersebut kemudian digunakan langsung oleh pemateri untuk mendemonstrasikan cara menemukan referensi yang relevan di berbagai database ilmiah, sehingga peserta dapat memahami proses pencarian informasi secara lebih konkret dan kontekstual.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam menelusuri dan mengevaluasi informasi ilmiah, serta lebih optimal dalam memanfaatkan berbagai sumber referensi yang telah disediakan oleh UGM guna mendukung proses penelitian dan publikasi akademik.
Kontributor: Faiza Luthfia Shafa Al-Yusra
