Perpustakaan Fakultas Geografi Kembali mengadakan kelas literasi informasi pada Kamis, 20 Agustus 2026 dengan tema bagaimana memilih referensi berkualitas. Kegiatan ini berlangsung di ruang diskusi perpustakaan Geografi UGM dan diikuti oleh 22 peserta. Kegiatan ini diselenggaran dengan tujuan memberikan pemahaman kriteria refrensi yang berkualitas melalui berbagai refrensi seperti Scopus, ScienceDirect, Proquest, Ebsco, maupun SpringerLink, strategi penelusuran refrensi serta bagaimana menemukan referensi tersebut.
Sebagai bagian dari rangkaian PIONIR Geospace 2026, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Academic Insight Session (AISEE) dan Library Insight Session (LISEE) pada Rabu (5/8) yang dilaksanakan di Auditorium Merapi Fakultas Geografi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dari tiga program studi di Fakultas Geografi, yaitu Program Studi Geografi Lingkungan, Program Studi Pembangunan Wilayah, serta Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh.
Kegiatan AISEE dan LISEE diselenggarakan untuk memperkenalkan berbagai layanan akademik dan layanan perpustakaan kepada mahasiswa baru Fakultas Geografi UGM sebagai bekal awal dalam menjalani kehidupan akademik. Melalui sesi ini, peserta memperoleh informasi mengenai fasilitas, layanan, serta berbagai bentuk dukungan yang dapat dimanfaatkan selama menempuh pendidikan di Fakultas Geografi UGM.
Pemetaan struktur pengetahuan, gap penelitian, dan rekomendasi riset selanjutnya pada topik tertentu merupakan satu hal penting dalam sebuah penelitian. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Perpustakaan Fakultas Geografi UGM menggelar Literasi Informasi bertema “Step by Step Bibliometric Analysis” sesi 2 pada Kamis (16/7) pukul 09.00 – 11.00 WIB di Ruang Diskusi Perpustakaan Geografi.
Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta dari jenjang S2, hingga S3 yang datang dari berbagai fakultas. Sebagai pemateri, Dr. Purwani Istiana, S.IP., M.A., yang akrab disapa Bu Nina, mengajak peserta memahami bahwa kemampuan untuk menggunakan metode bibliometrik agar bisa mendapatkan gambaran umum tentang suatu topik riset, mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan sampai pada memperoleh ide-ide baru untuk penelitian selanjutnya.